Pada suatu hari, panda panda pun bergayutan haritu. Ada yang bekerja. Ada yang bergembira.
'Panda, cuba kau fikir... Si panda cinta itu tak semestinya memilih engkau sebagai teman walau pun dia belum berpunya. Ngerti!!', kedengaran di balik pohon pohon buluh.
Angin sepoi sepoi bahasa lalu. Suasana kembali sunyi.
'Panda, cuba kau fikir... Si panda cinta itu tak semestinya memilih engkau sebagai teman walau pun dia belum berpunya. Ngerti!!', kedengaran di balik pohon pohon buluh.
Angin sepoi sepoi bahasa lalu. Suasana kembali sunyi.
posted from Bloggeroid
No comments:
Post a Comment